Masyarakat Bandar Lampung yang ingin berwisata edukasi, Taman Kupu Kupu Gita Persada bisa menjadi pilihannya. Berada di Jl Wan Abdurahman Tanjung Gedong Kemiling Bandar Lampung dapat ditempuh selama 30 menit perjalanan dari pusat kota. Dengan biaya masuk Rp 10 ribu perorang, mengunjung dapat menikmati suasana sejuk dari rindangnya berbagai pohon dan tanaman bunga yang indah. Serta takjup melihat berbagai kupu kupu beragam warna berterbangan disekitar anda.
Tidak jauh dari gerbang pintu masuk Taman Kupu Kupu Gita Persada, terdapat rumah besar yang terbuat dari kayu. Rumah ini disebut museum kupu kupu, dimana pengunjung dapat melihat ratusan kupu kupu yang telah diawetkan sejak 2002 dan dilengkapi informasi nama jenisnya. Selain itu dipajang lukisan kupu-kupu, serta ornamen meja, kursi dan patung yang terbuat dari kayu semakin menambah kesan klasik. Berbagai aksesoris seperti kalung, cincin, gelang, gantungan, dan lainnya yang berbentuk kupu-kupu tersedia serta dapat dibeli untuk menambah koleksi pengunjung.
Pengelola Taman Kupu Kupu Gita Persada Fusi mengatakan pengunjung juga dapat menggunakan fasilitas pendopo, rumah pohon, wc umum, penangkaran kupu-kupu, dan sarana bermain anak tanpa tambahan biaya. "Disini rumah pohon ada tiga, wc umum ada tujuh, sementara perosotan, ayunan, dan jungkat jungkit juga tersedia untuk anak-anak bermain," ucap Fusi.
Sementara pengunjung yang ingin mengetahui lebih banyak tentang kupu-kupu bisa masuk ke area penangkaran. "Pengunjung dapat mengetahui mengenai metamorfosis kupu. Serta dapat melihat telur, ulat, kempong, dan kupu-kupu dari berbagai jenis, bahkan dapat menyentuhnya langsung," terangnya.
Tea house merupakan area pengunjung yang ingin menikmati minuman atau makanan yang disediakan Taman Kupu Kupu Gita Persada. "Pengunjung tidak dilarang membawa makanan dari luar. Sementara yang mungkin tidak membawa makanan, dapat memesan di area tea house dengan menu unggulan es buah markisa," tuturnya.
Sebagian besar pengujung adalah pelajar, mulai dari Paud, TK, SD, SMP, SMA, sampai mahasiswa. "Sering guru sekolah atau dosen mengajak muridnya kesini untuk mempelajari kupu-kupu. Selain itu pengunjung juga berasal dari keluarga yang berekreasi, dan pasangan yang melakukan prewed," ujarnya.
Siswa kelas 3 dari SD Negeri 1 Peringsewu Lampung Amel mengatakan senang bisa melihat kupu-kupu yang beragam warna. "Kupu-kupunya bermacam macam warna. Cantik sekali dan disini kupu-kupunya bisa dipegang karena baru keluar dari kepompong," ungkapnya.(*)


Komentar
Posting Komentar